Laporan dari Sekretariat Jaring Kawan di Sumatera Barat
8:00 pm in Jaringkawan by Webmaster Jaringkawan
Tim sekretariat Jaring Kawan (Clara Salombe dan Elly Misra D) berada di Sumbar sejak 9 November 2009 dengan tujuan:
1. Membantu koordinasi anggota JK yang bekerja di Sumbar.
2. Mengembangkan tools untuk base line program psikososial
3. Menyusun lesson learned penanganan gempa Sumbar.
4. Membantu mendistribusikan materi-materi psikoedukasi berkaitan dengan gempa.
5. Mengadakan training untuk anggota JK
Berikut ini kami paparkan beberapa kegiatan berkaitan dengan hal di atas dan data yang kami peroleh dalam koordinasi dengan lembaga-lembaga terkait selama di Sumatera Barat:
1. Koordinasi dengan WHO dan Dinkes Sumatera Barat (PHO)
JK berusaha membantu dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Dinkes dan WHO. Kesulitan sampai sejauh ini adalah pengorganisasian rapat dan data yang masih harus diperbaiki karena beberapa kali pimpinan rapat terlambat datang dan hasil rapat tidak dibagikan. JK menawarkan untuk membantu hal ini tapi Dinkes dan WHO masih menyanggupi untuk mengatasi hal ini.
2. Melakukan kunjungan ke beberapa anggota JK di Sumbar dan organisasi yang melakukan program psikososial
Beberapa organisasi dikunjungi untuk mendapatkan gambaran mengenai kegiatan psikososial yang dilakukan dan kesulitan-kesulitan yang dialami oleh teman-teman dalam melakukan program psikososial. Ini akan menjadi informasi penting dalam penyusunan lesson learn. Selain itu kami juga berusaha mengadvokasi dan menghubungkan kebutuhan-kebutuhan anggota dengan lembaga terkait yang memiliki sumber daya untuk itu.
3. Melakukan diskusi dengan anggota dan lembaga-lembaga yang membuat program psikososial mengenai kebutuhan psikoedukasi dan training.
Beberapa hal yang akan kami tindaklanjuti bersama-sama dengan anggota JK mulai minggu ini adalah:
1. Mengadakan pertemuan anggota JK untuk melakukan persiapan training (rencananya akan dilakukan awal Desember di Padang).
2. Mendistribusikan materi psikoedukasi ke Puskesmas dan organisasi-organisasi yang teridentifikasi membutuhkannya.
3. Menginformasikan hasil-hasil temuan tim JK juga kepada organisasi-organisasi yang melakukan program psikososial.
4. Mulai melakukan penyusunan alat dan bekerjasama dengan anggota dalam ujicoba alat.
5. Berdiskusi dengan anggota atau organisasi yang membuat program psikososial mengenai kebutuhan-kebutuhan masyarakat yang belum direspon dalam program-program psikososial yang ada. Saat ini kebutuhan yang terlihat belum terfasilitasi dalam program-program psikososial yang sudah ada adalah:
a. kebutuhan pemulihan bagi kelompok perempuan dan orang lanjut usia
b. kebutuhan layanan refferal (untuk konseling)
c. kebutuhan pendampingan bagi staff 20 Puskesmas yang rusak berat
d. Assessment mengenai kebutuhan psikososial dan kesehatan mental di daerah yang terkena dampak gempa. Ada informasi bahwa ada lembaga-lembaga yang sudah melakukannya tapi dari hasil koordinasi dengan WHO, data tersebut belum dimiliki.
Silahkan ditambahkan dan diinformasikan kepada kami bila masih ada data yang belum tepat atau ada hal-hal yang perlu ditindaklanjuti oleh tim sekretariat dan anggota Jaring Kawan lainnya.
Terima kasih,
Clara dan Elly



English
Bahasa Indonesia