Blog

Program Sertifikasi Psikososial

Latar Belakang
Dalam beberapa tahun terakhir ini Indonesia kerap dilanda bencana. Mulai dari bencana alam, bencana sosial, hingga karena kelalaian manusia itu sendiri. Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB sebagai badan tertinggi yang melakukan koordinasi penanganan bencana melalui situsnya mencatat lebih dari 400 bencana terjadi tiap tahunnya. Pada tahun 2007 bahkan tercatat lebih dari 800 bencana yang terjadi (http://www.bakornaspb.go.id). Tentu saja angka tersebut sangat mungkin lebih karena tidak semua bencana yang terjadi tercatat oleh BNPB terlebih lagi jika tidak terinformasikan lewat pemberitaan.

Besaran bencana yang terjadi dan dampaknya seringkali begitu besar sehingga membutuhkan penanganan yang komprehensif juga. Jumlah kemampuan pemberi bantuan yang terbatas, tidak adanya assessment yang tepat mengenai kebutuhan dan keadaan masyarakat tersebut, serta pendekatan yang kurang tepat atau tidak sesuai dengan budaya masyarakat setempat merupakan masalah-masalah yang sering ditemukan. Selain itu pemberi bantuan yang memposisikan anggota masyarakat yang terkena dampak sebagai penerima bantuan pasif saja dirasa kurang tepat dan tidak efektif. Akibatnya kebutuhan masyarakat yang terkena bencana tidak terpenuhi, kemampuan masyarakat untuk memulihkan dirinya sendiri tidak tergali, bahkan seringkali tercipta masalah-masalah baru akibat ketergantungan masyarakat terhadap bantuan yang diberikan.

Dalam konteks penanggulangan bencana, aspek psikososial sebagai salah satu dampak yang dialami korban bencana mulai mendapatkan perhatian dan penanganan dari berbagai lembaga pemerintah, masyarakat, serta institusi-institusi yang bekerja dalam isu penanggulangan bencana  Layanan psikososial sebagai respon terhadap bencana perlu dilakukan dengan cara yang tepat. Perlu adanya pemahaman yang sama tentang standar dan prinsip-prinsip pendekatan terhadap korban, konseling awal, praktek intervensi psikososial atas dasar hak-hak azasi manusia dalam manajemen psikososial bencana terhadap korban. Hal ini penting agar layanan psikososial secara keseluruhan dapat dilakukan secara profesional. Kurangnya jumlah pekerja sosial dengan pengetahuan yang memadai di bidang layanan psikososial bisa membahayakan manusia jika dilakukan tanpa menyadari pendekatan serta cara yang benar . Ini mengingat aspek psikososial pada dasarnya memerlukan ketrampilan khusus terkait kompleksnya permasalahan psikososial yang timbul baik dari individu maupun masyakarat.

Berdasarkan kenyataan tersebut Fakultas Psikologi Unika Atma Jaya Jakarta merasa perlu menyelenggarakan program sertifikasi psikososial pasca bencana bagi mereka yang terlibat dan tertarik dalam penanganan psikososial pasca bencana.

Tujuan Program Sertifikasi
Program ini bertujuan untuk menghasilkan lulusan program sertifikasi yang memiliki pemahaman komprehensif keterkaitan aspek psikologis dan aspek sosial dalam konteks penanggulangan bencana; menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi dalam memberikan layanan psikososial pasca bencana; memenuhi kebutuhan berbagai lembaga kemanusiaan (Organisasi Non Pemerintah, Pemerintah, Organisasi Massa, Organisasi Komunitas, Asosiasi Profesi dan Organisasi Sosial) akan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang psikososial dalam penanggulangan bencana.

Peserta
Program ini dirancang khusus untuk para pekerja kemanusiaan dengan berbagai latar belakang pendidikan dan profesi yang beragam. Pekerja kemanusiaan adalah orang pertama yang terjun ke daerah bencana dan bertemu langsung dengan para penyintas. Pada saat mereka bersentuhan dengan penyintas, pengetahuan tentang layanan psikososial memudahkan pekerja kemanusiaan ini berinteraksi dengan para penyintas dan memberikan penanganan yang paling awal namun menentukan bagi penyintas.
Calon peserta adalah:
a. masyarakat umum yang tertarik dengan  penanganan psikososial pasca bencana, dengan pendidikan minimal D3.
b. individu yang bekerja dalam penanggulangan bencana khususnya dalam bidang community & family support, bidang medis dan  local volunteer.
c. individu yang bekerja dalam penanggulangan bencana khususnya dalam bidang logistik, shelter, air dan sanitasi serta lapisan promotion (UN)
d. mahasiswa tingkat akhir Fakultas Psikologi atau program studi lain yang tertarik dalam penanganan psikososial pasca bencana.

Pendaftaran
Calon peserta yang berminat dapat mengikuti program sertifikasi ini secara individual maupun perwakilan instansi. Calon peserta yang mewakili instansi diharuskan membawa surat rekomendasi instansi yang bersangkutan. Pendaftaran dilakukan melalui fax, email atau melalui kontak yang tercantum di bagian bawah tulisan ini. Informasi program sertifikasi selanjutnya akan diberitahukan secara langsung kepada para peserta.

Jadwal Program Sertifikasi
A. Gelombang I
Pendaftaran: 05 Januari–15 Februari 2010
Registrasi Ulang Peserta: 15-28 Februari 2010
Waktu Penyelenggaraan: 1 Maret–15 April 2010
B. Gelombang II
Pendaftaran: 01–20 September 2010
Registrasi Ulang Peserta: 20 September–2 Oktober 2010
Waktu Penyelenggaraan: 4 Oktober–13 November 2010

Penyelenggaraan Kegiatan
Program sertifikasi akan diselenggarakan setiap hari Senin – Jumat, pukul 16.30 – 21.00, bertempat di Kampus Unika Atma Jaya – Jl. Jenderal Sudirman No. 51, Jakarta Selatan.

Pembatalan
Jika peserta berhalangan datang, maka peserta pengganti dapat hadir untuk mewakili. Konfirmasi pemberitahuan kepada pihak penyelenggara untuk penggantian peserta dilakukan selambat-lambatnya 2 pekan [14 hari] sebelum penyelenggaraan kegiatan. Jika peserta membatalkan kehadirannya di luar masa registrasi ulang, maka peserta tidak akan mendapatkan pengembalian biaya kursus.

Metode Pembelajaran
Program sertifikasi ini mendasarkan diri pada paradigma experiential learning atau proses belajar meng-alam-i dengan pendekatan pendidikan orang dewasa. Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan menggunakan berbagai metode belajar yang mendukung terjadinya proses belajar aktif dan interaktif. Program ini akan diakhiri dengan pembuatan tugas oleh peserta sebagai syarat kelulusan.

Materi
Program sertifikasi psikososial dalam penanggulangan bencana ini adalah program pendidikan bersertifikasi yang mengajarkan dan melatih peserta dengan pengetahuan dan kemampuan fungsi-fungsi penting dalam penanganan psikososial pasca bencana, yang meliputi 9 materi ajar. Materi program ini dirancang mengikuti kompetensi psikososial menurut IASC [Inter-Agency Standing Committe] Guidelines on Mental Health and Psychosocial Support in Emergency Settings [2007]. Tiap materi ajar berlangsung dalam 10 kali tatap muka @ 100 menit atau 150 menit.

Adapun materi ajar tersebut adalah:
1.Psychological First Aid
2.Pengenalan Reaksi Trauma Pasca Bencana
3.Dasar-dasar Manajemen Bencana
4.Perilaku dan Budaya
5.Dasar-dasar Intervensi Psikososial
6.Pengantar Psikologi Konseling
7.Hak Asasi manusia (Anak dan Perempuan)
8.Wawancara dan Observasi
9.Praktik Lapangan

Sertifikasi akan diberikan kepada peserta yang memenuhi kualifikasi.

Narasumber
Program Sertifikasi Psikososial dalam Penanggulangan Bencana (SPPB) merupakan bagian kegiatan Fakultas Psikologi Unika Atma Jaya dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang didukung oleh Charitas Germany dan HIMPSI.

Kerja sama ini akan melibatkan para akademisi dan para praktisi di bidang Psikososial Pasca Bencana. Mereka ini juga akan sekaligus menjadi pengajar di program sertifikasi ini. Latar belakang yang beragam dari para pengajar akan membuat program ini menjadi sangat kaya karena akan menggabungkan pemahaman teoritis dengan pemahaman praktis di lapangan.

Biaya
Setiap peserta program akan dikenakan biaya sebesar 7,5 juta rupiah yang meliputi biaya program sertifikasi, modul lengkap dan konsumsi (termasuk kudapan).

Pembayaran
Pembayaran program sertifikasi dilakukan melalui transfer ke rekening no: 122.00.0303005.6 a.n. Fakultas Psikologi Unika Atma Jaya, Giro Mandiri, KCP RS Jakarta.

Info Lebih Lanjut
Program Sertifikasi Psikososial Pasca Bencana
Fakultas Psikologi, Unika Atma Jaya
Jl. Jenderal Sudirman 51, Jakarta 12930, Indonesia
Telepon: 62 21 570-3306, 572-7615 ext. 147
Langsung: 62 21 571-9558; Fax: 62 21 570-8830
E-mail: fp@atmajaya.ac.id

Jaringkawan Indonesia is proudly powered by WordPress MU and BuddyPress slider: dreamcss.com, webdev: buzzdsign.com